Setiap perusahaan yang normal pasti memberi kesempatan bagi pekerjanya untuk memanfaatkan izin sakit. Di JVM sendiri sudah diatur agar kami mendapatkan kesempatan untuk izin sakit. Bagi saya, izin sakit merupakan sebuah hal yang positif. Izin sakit merupakan upaya kita untuk menjaga kinerja kita sehingga menghasilkan kualitas kerja yang tinggi.

Boleh saya katakan bahwa tidak memanfaatkan izin sakit dapat merugikanmu dan teman-teman di sekelilingmu. Oleh karena itu, kamu harus memanfaatkan izin sakit untuk beristirahat di rumah ketika sakit.

Kesehatan Mental Dan Fisik Itu Penting

Suasana kantor dengan pekerja yang sedang tersenyum. Foto oleh Arlington Research.
Kesehatan mental dan fisik mampu menghasilkan kualitas kerja yang baik. Foto oleh Arlington Research.

Dengan perkembangan teknologi seperti sekarang, kita dapat bekerja di rumah dengan mudah. Karena kemudahan tersebut maka semakin terbuka lebar kemungkinan kita untuk tetap bekerja di rumah ketika sedang izin sakit.

Bagi saya pribadi, melanjutkan pekerjaan di rumah ketika sedang izin sakit merupakan pilihan yang buruk. Tetap bekerja ketika sakti akan menghasilkan kualitas kerja yang lebih rendah, selain itu, bekerja ketika sakit tentu akan mengorbankan fisik dan mental kita lebih banyak lagi.

Ketika kita bekerja dari rumah kita memang merasakan tubuh kita beristirahat, istirahat fisik. Tetapi, istirahat fisik belum tentu dapat mengatasi kelelahan dan keletihan kita. Kelelahan dan keletihan tersebut sering kali menjadi penyebab sakit yang kita alami. Oleh karena itu, jika memang kita mengambil izin sakit, manfaatkan hanya untuk benar-benar beristirahat di rumah.

Mungkin saja kita memang benar-benar ingin istirahat total tetapi akan menjadi lebih rumit jika kita sedang memiliki deadline yang harus diselesaikan. Izin sakit malah akan menyebabkan kita lebih stress. Terus terang, untuk kasus yang satu ini saya belum terpikirkan jalan apa yang harus ditempuh. Apakah tetap mengambil izin sakit atau tidak. Apakah kalian ada saran? Silakan kirim komen jika kamu memiliki saran untuk hal tersebut.

Matikan Saja Smartphone-mu

Notifikasi promosi ecommerce masuk tiap jam, notifikasi Instagram masuk tiap menit, notifikasi WhatsApp masuk tiap detik, buka Twitter malah tidak perlu menunggu notifikasi. Smartphone always on!

Tantangan terberat saat izin sakit tidak datang dari pekerjaan kita tetapi dari benda terdekat dan tersayang kita. Smartphone! Benda yang setiap saat berada disamping kita merupakan hal yang paling membuat kita tidak beristirahat saat izin sakit.

Usahakan kita dapat beristirahat dengan tenang dan nyaman tanpa ada keterlibatan smartphone. Saat izin sakit, usahakan agar kita dapat menyegarkan badan dan pikiran kita tanpa smartphone. Boleh saja kamu mematikan smartphone sehingga tidak ada gangguan dari pekerjaan maupun dari hal-hal yang dapat mengganggu istirahatmu. Terlebih lagi game. Bermain game memang mengasyikan akan tetapi sangat menguras energi kita jika dilakukan saat sakit.

iPhone dan iPad yang tergeletak bersebelahan dalam keadaan mati. Foto oleh Lauren Mancke.
Matikan semua perangkat yang menggangu istiratahmu. Foto oleh Lauren Mancke.

Ada baiknya kamu matikan saja smartphone kesayanganmu untuk membantu mempercepat masa penyembuhanmu.

Kesimpulan

Tidak memanfaatkan izin sakit dapat merugikan diri kita sendiri karena kualitas hasil kerja kita menurun. Selain itu dapat menulari teman-teman kita di kantor. Jadi, menurut saya, manfaatkan izin sakit jika kalian benar-benar sakit.

Ketika izin sakit, usahakan gunakan kesempatan tersebut untuk benar-benar beristirahat. Tidak melanjutkan pekerjaan kalian ketika izin sakit dapat membantu mempercepat masa penyembuhan kalian. Jika diperlukan, matikan smartphone sehingga kita benar-benar dapat menikmati waktu istirahat yang kita dapatkan.

Saya bukanlah seorang yang menerapkan work-life balance yang baik. Tetapi tulisan ini saya dapatkan dari pengalaman saya sendiri. Jika ada suatu hal yang mungkina kamu kurang setuju, kita dapat diskusikan melalui komen di bawah.

Baca juga artikel saya tentang kiat-kiat produktifitas dan teamwork di kantor pada kategori Back Office Story.


1 Komentar

Tri Mantili · 12 Juli 2019 pada 10:16

Nice post bosqueee, semoga bermanfaat bagia bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan