Selamat datang kembali teman-teman Code Monkey. Ada beberapa teman-teman kita yang menanyakan kenapa akhir-akhir ini saya membahas topik tentang pemasaran.

Jika dilihat dari background saya yang bukan orang pemasaran serta deskripsi blog saya, topik pemasaran tersebut tidak masuk sama sekali. Lihat saja deskripsi blog saya dibagian footer.

Code Monkey merupakan blog yang ditulis oleh Sunu Haeriadi yang mengulas tentang team management, pengembangan perangkat lunak, Linux, dan kota kecil Purwokerto.

Mana ada tentang pemasaran?

Jawaban saya

Baik, saya jawab kenapa saya tiba-tiba memilih untuk membahas topik tentang pemasaran akhir-akhir ini.

Alasan pertama, kita harus melihat kembali artikel berjudul Ayo Belajar Pemasaran Konten. Silakan buka saja artikel tersebut. Di paragraf kedua sebenarnya saya sudah menerangkan alasan saya membahas topik pemasaran.

Saya tertarik membahas topik tentang pemasaran ini karena melihat perkembangan kondisi pandemi yang sedang kita hadapi. Terlebih lagi kita akan menghadapi pola kehidupan baru atau yang lebih dikenal dengan new normal.

Baca Ayo Belajar Pemasaran Konten >

Yup, alasannya sangat jelas tertuang di artikel tersebut. Karena adanya wabah yang mengubah kebutuhan kita.

Alasan kedua.

Saya saat ini bekerja di JVM sebagai Kepala Departemen IT. Dan di dalam Departemen IT terdapat Divisi SEO Analyst And Support yang mengurus pemasaran internet perusahaan. Jadi, saya pun harus bisa mengerti tentang pemasaran khususnya yang berbasis internet.

Artikel-artikel pemasaran di blog ini saya tulis sebagai media untuk transfer of knowledge yang saya pahami kepada tim saya. Sehingga tim saya dapat sepemahaman dan setujuan dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, dengan share pemahaman saya dengan tim, teman-teman saya di divisi tersebut dapat melengkapi atau mengoreksi pemahaman saya yang kurang tepat.

Jadi, itu dua alasan saya kenapa akhir-akhir ini saya menulis topik tentang pemasaran.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: