Memperluas Partisi EXT4 pada LVM

Memperluas Partisi EXT4 pada LVM
Photo by Nick van der Ende / Unsplash

LVM bagi saya merupakan tool penting untuk mengelola harddisk. Dengan LVM, saya dapat mengelola harddisk dengan lebih mudah dibandingkan dengan cara tradisional. Harddisk akan diabstraksikan sebagai logical volume.

"In Linux, Logical Volume Manager (LVM) is a device mapper framework that provides logical volume management for the Linux kernel."
-- Wikipedia

Permasalahan yang sering saya temui adalah ketika saya membutuhkan tambahan ruang untuk penyimpanan berkas-berkas pribadi saya. Laptop saya hanya memiliki harddisk berkapasitas 320GB yang harus saya bagi untuk sistem, berkas pribadi, dan berkas kerja. Jadi, saya sering kehabisan ruang.

Dengan adanya LVM, maka saya tidak lagi pusing untuk mengalokasikan dan melayout partisi harddisk. Konsepnya adalah membuat partisi yang
just enough pada awal pemasangan sistem dan memperbesarnya ketika saya benar-benar membutuhkannya.

Mungkin sebagian dari kamu masih bingung konsep tersebut karena kita terbiasa diberi informasi tentang partisi yang fixed apalagi bagi kamu yang terbiasa dengan sistem Windows.

Sistem saya menggunakan LVM untuk mengelola harddisk dan partisi untuk berkas-berkas penggunanya dikaitkan pada direktori /home dengan filesystem jenis EXT4. Jadi, ketika saya membutuhkan ruangan lebih maka saya akan memperluas partisi dan filesystem tersebut.

Memperluas dengan cara termudah

LVM memberi kita kesempatan untuk memperluas volume dan filesystem dengan mudah dan otomatis menggunakan tool yang bernama lvresize.

Misalkan saya membutuhkan ruang 10 GB maka saya tinggal menjalankan perintah berikut.

lvresize --resizefs --size +10GiB /dev/vg/lv

lvresize digunakan untuk mengubah ukuran dari logical volume baik untuk memperluas maupun mengurangi ukuran logical_volume.

Opsi --resizefs memungkinkan kita untuk mengubah ukuran filesystem pada logical volume tersebut secara otomatis ketika logical volume diubah ukurannya.

Opsi --size memberi nilai spesifik ruang yang kita butuhkan. Saya menggunakan notasi +10GiB yang artinya menambahkan 10 gigabyte dari ukuran logical volume yang ada. Perlu diperhatikan tanda plus/minus. Jika tanpa tanda tersebut, contohnya 10GiB, maka lvresize mengartikan bahwa kita ingin mengubah ukuran logical volume menjadi 10 gigabyte bukannya menambah/mengurangi ukurannya sebesar 10 gigabyte.

Dan /dev/vg/lv adalah nama dari logical volume yang ingin kita ubah ukurannya. Jadi, jangan sampai salah pilih yang satu ini.

Dengan cara tersebut, saya tidak lagi harus memindah berkas-berkas saya ke harddisk eksternal. Cukup langsung perluas saja. Tetap saja saya sarankan untuk selalu memiliki backup data. Siapa tahu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Do it on your own risk!

Buat kamu yang juga menggunakan LVM dan EXT4 untuk partisi datanya, bisa menggunakan cara ini untuk menambah ruangan partisi data. Sebelumnya, cek dulu apakah masih ada free PE pada volume group menggunakan vgdisplay.

Seperti ini contoh output dari vgdisplay dan perhatikan free PE-nya.

-- Volume Group --
VG Name           system
System ID
Format            lvm2
...
...
Free PE / Size    13654 / 53,34 GiB
...

Sementara ini masih belum bisa komen-komen di blog ya. Kalau mau menanggapi bisa lewat Twitter ke @sibuluq pake hashtag #haeriadimyid juga boleh.

Terima juga sedikit receh di Trakteer biar tambah semangat blogginnya lho 😁