Hai warganet, sudah dua bulan dari pos terakhir diterbitkan. Maaf, pengembangan Dashvolt sementara dihentikan dulu. My development rig is broken! :'(

Oke, sekarang saya mau bahas tentang kabar yang beredar akhir-akhir ini. Yaitu tentang Firefox. Browser satu ini sudah mulai menunjukan tanda-tanda persaingan bro. Mulai bertebaran di luar sana nama-nama seperti Project QuantumElectrolisis, Stylo, WebRender. Yang jelas, Firefox bakal semakin kenceng lagi.

Kenapa Firefox bisa lebih kenceng?

Itu karena arsitekturnya yang diubah. Dia mengikuti arsitektur yang digunakan Chrome. Kalau bahasa kerennya adalah dengan menggunakan konsep coarse-grained parallelism.

Kalau saya baca di artikel Entering the Quantum Era – How Firefox got fast again and where it’s going to get fastercoarse-grained parallelism itu gampangnya seperti quote ini.

… to split up your program into pretty large tasks that don’t have to cooperate much. This is what coarse-grained parallelism is.

Dengan konsep coarse-grainend parallelism, setiap tab pada browser akan berdiri sendiri sehingga satu tab tidak mengganggu tab yang lainnya. Hal ini sudah biasa kita jumpai jika menggunakan Chrome. Ada satu tab yang hang, tetapi tidak mengganggu tab lainnya. Jadi, lebih memanfaatkan multiprocessing. Karena hardware zaman sekarang memang didesain untuk menanganinya.

Sudah jelas sekali bahwa Firefox bakalan meniru Chrome untuk arsitekturnya walau tidak secara menyeluruh mengikuti Chrome. Yang jelas, kita sebagai user akan semakin senang dengan perubahan ini. Bisa jadi Firefox kembali menjadi browser utama kita.

Untuk bisa coba Firefox yang baru, bisa lihat di https://www.mozilla.org/en-US/firefox/quantum/. Katanya akan rilis tanggal 14 November, tapi saya lihat masih belum muncul tombol download-nya. Jadi harap bersabar ya teman-teman, sebentar lagi kok.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan