Pagi ini saya mendapatkan kabar bahwa Tim Pengembang elementary OS merilis sistem operasi desktop-nya yang baru, elementary OS 5 “Juno”. Untuk rilis kali ini, elementary OS cukup banyak melambungkan nomor rilisnya yaitu dari nomor versi 0.4 ke nomor versi 5.0.

Daniel Fore, sang pendiri elementary OS menyatakan bahwa versi “0.x” itu akan membingungkan bagi para penggunanya terutama para pengguna baru. Selain itu, nomor tersebut dapat memberikan kesan bahwa elementary OS masih dalam masa-masa yang tidak stabil. Bagi saya sendiri, nomor versi “0.x” memberi kesan bahwa elementary OS sama sekali belum mengeluarkan versi stabilnya.

elementary OS 5.0

Kalau melihat dari pengumuman rilisnya di blog elementarytagline rilis kali ini adalah “refinement, productivity, & an improved developer platform“. Jika disandingkan dengan keputusan mereka langsung menggunakan nomor rilis 5.0 untuk rilis ke-5 ini maka saya sangat setuju sekali. Hal tersebut diperkuat dengan semakin kuatnya ekosistem disekeliling elementary OS itu sendiri. Aplikasi default yang sudah lengkap dan ekosistem aplikasi pihak ketiga yang mulai tumbuh dengan cepat memang sangat mendukung version bump ini. Jadi, tidak semata-mata karena hal-hal pemasaran saja.

Apa Yang Baru?

Untuk rilis kali ini, elementary OS memiliki tiga tujuan utama yaitu:

  1. memberikan pengalaman pengguna yang lebih diperhalus,
  2. meningkatkan produktifitas untuk penggunanya baik yang lama maupun yang baru,
  3. meningkatkan platform pengembangan ke level selanjutnya.

AppCenter, Jembatan Bagi Developer

Bagi saya, AppCenter di elementary OS memainkan peran penting dalam pengembangan sistem operasi tersebut. Jarang sekali ada distro Linux yang memperhatikan bagaimana menjembatani antara pengembang aplikasi dengan penggunanya.

Kali ini, AppCenter mendapatkan sentuhan yang agak banyak. Perubahan pada AppCenter difokuskan pada memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memberi dukungan dana bagi pengembangan aplikasi favoritnya. Pada bagian kaki halaman aplikasi pada AppCenter ditambahkan opsi “Fund” untuk memberi dukungan pendanaan bagi aplikasi yang sudah pernah dibeli pengguna.

AppCenter dari elementary OS

Selain itu, aplikasi berbayar tidak akan di-update secara otomatis. Hal tersebut untuk memberi kesempatan bagi pengguna untuk memasukan dana yang akan dia sumbangkan. Model ini tentu saja memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangan aplikasi yang mereka sukai.

Boleh dibilang, AppCenter ini lebih menjembatani antara pengembang aplikasi dengan penggunanya. Saya membandingkan dengan Discover dari KDE dan Software Center dari GNOME. Bahkan bagi saya Microsoft Store kalah jauh dengan model AppCenter dari elementary OS ini.

Detil Tampilan Yang Lebih Diperhatikan

Pada rilis kali elementary OS 5 kali ini sudah barang tentu terjadi perubahan-perubahan tampilan desktopnya. Walau tidak berubah secara drastis seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya, kali ini untuk urusan desktop banyak terjadi perubahan-perubahan detil saja. Karena bagi saya, desktop dari elementary OS sudah cukup stabil dari perubahan. Perubahan yang paling terlihat adalah penggunaan palet warna yang baru. Tidak hanya masalah visual, urusan suara juga mengalami perombakan.

Split screen pada elementary OS 5

Bagi kamu yang pernah menggunakan elementary OS, kamu tidak akan merasakan perubahan yang berarti. Rilis kali ini lebih mengedepankan perubahan-perubahan pada hal-hal kecil yang detil. Perubahan-perubahan kecil ini yang membantu meningkatkan pengalaman pengguna dari rilis sebelumnya.

Under The Hood

elementary OS membawakan pembaruan-pembaruan mayor baik yang terlihat oleh penggunanya maupun perubahan dibalik layar. Yang paling ketara adalah dengan memindah base dari Ubuntu 16.04 LTS ke Ubuntu 18.04 LTS. Rilis kali ini menggunakan kernel Linux 4.15 yang mana dukungan hardware dan performanya telah ditingkatkan.

Selain itu, para pengembang elementary OS juga melakukan “bersih-bersih” kode. Dari hasil bersih-bersih kode ini menghasilkan meningkatnya performa dan stabilitas elementary OS. Selain itu, para pengembang aplikasi pihak ketiga seakan-akan semakin dimanjakan pada rilis kali ini, bagi saya yang seorang pengguna biasa tidak terlalu terpengaruh.

Jadi, …

Seperti yang sudah saya utarakan sebelumnya, hasil dari “bersih-bersih” kode ternyata menghasilkan peningkatan performa dan stabilitas elementary OS. Untuk merekomendasikan elementary OS kepada sesama pengguna Linux, saya akan sangat pede. Terutama bagi pengguna Linux yang masih baru, saya akan lebih berani merekomendasikan elementary OS, sudah bukan versi 0.x lho.


Sebagai tambahan, elementary OS bisa diunduh melalui situs resminya di https://elementary.io. Panduan pemasangannya juga dapat dibaca di https://elementary.io/docs/installation.

Berita rilis resmi versi 5.0, bisa baca blog elementary OS di alamat https://medium.com/elementaryos/elementary-os-5-juno-is-here-471dfdedc7b3.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan