Sejak rilis pertama pada tahun 2011, Laravel telah tumbuh dengan cepat. Pada tahun 2015, Laravel menjadi framework PHP yang paling banyak diberi bintang pada GitHub. Setelah itu, Laravel menjadi framework pilihan banyak orang. Kali ini, saya akan membahas cara memasang Laravel. Sebelum melanjutkan, pastikan server yang kamu miliki telah memenuhi prasyarat kebutuhannya sebagai berikut.

  • PHP >= 7.2
  • Ekstensi PHP OpenSSL
  • Ekstensi PHP PDO
  • Ekstensi PHP mbstring
  • Ekstensi PHP Tokenizer
  • Ekstensi PHP XML
  • Ekstensi PHP Ctype
  • Ekstensi PHP JSON
  • Ekstensi PHP BCMath

Jika membaca dokumentasi pemasangan Laravel di situs resminya, versi PHP yang disyaratkan adalah versi 7.1.3 ke atas. Tetapi, selama saya membuat kode menggunakan Laravel, selalu diminta PHP versi 7.2. Oleh karena itu saya menyarankan PHP versi 7.2 ke atas.

Persiapan Pemasangan

Laravel menggunakan Composer untuk menangani ketergantungan paketnya. Jadi, sebelum mulai menggunakan Laravel, pastikan bahwa Composer sudah terpasang pada sistem kamu.

Untuk memasang Composer pada sistem berbasis Windows, Composer sudah menyiapkan installer yang dapat kamu gunakan. Berkas installer tersebut dapat kamu unduh di https://getcomposer.org/Composer-Setup.exe.

Untuk memasang Composer pada sistem berbasis Linux, kamu dapat mencarinya pada repositori distro yang kamu gunakan.

Selain Composer, bagi sistem berbasis Windows, jangan lupa untuk memasang server web. Teman-teman saya biasanya menggunakan paket XAMPP untuk menyediakan layanan server pengembangan PHP-nya.

Pemasangan Laravel

Kita lanjut ke bagian pemasangan Laravel. Sebenarnya ada dua cara dalam memasang Laravel. Pertama menggunakan Laravel Installer dan kedua langsung menggunakan Composer. Kali ini kita akan menggunakan Composer untuk pemasangan Laravel.

Peratama, masuk ke dalam direktori WEBROOT kamu. Untuk XAMPP, pengaturan bakunya menggunakan direktori xampp/htodcs. Untuk pemasangan, Laravel akan kita pasang di dalam direktori Laravel jadi kita jalankan perinta berikut.

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel Laravel

Baris perintah sedang menjalankan perintah Composer.

Baris perintah sedang menjalankan perintah Composer.

Perlu diingat, perintah tersebut dijalankan ketika kamu berada di dalam direktori WEBROOT.

Setelah perintah tersebut selesai dijalankan, kamu dapat menguji apakah Laravel sudah terpasang dengan baik dengan mengakses alamat web laravel. Untuk pengaturan baku XAMPP, kamu dapat mengakses alamat http://localhost/laravel/public.

Jika kamu tidak menggunakan server web seperti Apache ataupun NGINX, kamu dapat menggunakan server pengembangan Laravel bawaan dari PHP. Anda cukup menjalankan perintah berikut.

php artisan serve

Untuk mengakses server pengembangan Laravel tersebut, gunakan alamat http://localhost:8000.

Kesimpulan

Saya mengharapkan tutorial ini dapat memandu kamu memasang Laravel. Jika kamu merasa kebingungan tetang pemasangan atau konfigurasinya, bisa menanyakan kepada saya melalui kolom komentar di bawah. Atau kamu ingin menambahkan info terbaru tentang proses install Laravel, bisa juga disampaikan melalui komentar di pos ini.

Kamu bisa membaca topik tentang Laravel dan Tutorial lainnya di website ini. Salam dari Code Monkey.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan