Selamat bergabung kembali teman-teman Code Monkey. Sekarang kita akan membahas topik yang berbeda dari sebelum-sebelumnya yaitu tentang pemasaran.

Saya tertarik membahas topik tentang pemasaran ini karena melihat perkembangan kondisi pandemi yang sedang kita hadapi. Terlebih lagi kita akan menghadapi pola kehidupan baru atau yang lebih dikenal dengan new normal.

Dari perkembangan yang saya tangkap akhir-akhir ini adalah semua orang akhirnya beralih menjadi seorang pengusaha mandiri. Dengan jenis usaha yang beragam. Ada yang bergerak di bidang makanan, ada yang jasa, ada yang makelar, dan lain sebagainya.

Terkadang, banyak yang terlalu fokus membuat produk tetapi lupa dengan pemasarannya. Oleh karena itu, saya mencoba membahas tentang pemasaran berbasis konten.

Mengenal Content Marketing

Mari kita coba mengenal pemasaran konten atau yang sering dikenal dengan content marketing.

Secara gampang, content marketing dapat dikatakan sebagai strategi pemasaran yang menggunakan konsep perencanaan, pembuatan, dan pendistribusian konten menarik untuk audiens yang kita sasar. Konten tersebut dimaksudkan agar menggerakan mereka menjadi kustomer kita.

Yang perlu kita cermati dalam pemasaran konten adalah kita tidak melulu mempromosikan konten dan konten yang kita buat tidak melulu konten penjualan.

Banyak dari kita yang terjebak dengan kata “pemasaran”. Dalam bayangan kita, pemasaran pasti selalu berkaitan dengan promosi sehingga menimbulkan pengertian pemasaran konten sebagai mempromosikan konten. Sebenarnya lebih dari itu.

Kita harus sadar bahwa masih ada yang namanya proses perencanaan, pembuatan, dan analisa dari kegiatan pemasaran kita. Konten merupakan media yang kita gunakan sebagai senjatanya.

Dan konten kita juga bukan tentang penjualan saja. Perlu kamu ketahui bahwa ada yang namanya “perjalanan” yang dilalui oleh calon kustomer kita sebelum melakukan pembelian. Hal tersebut yang disebut dengan marketing funnel.

Perjalanan Calon Kustomer

Tahapan-tahapan dari marketing funnel adalah

  1. Awarness.
    Tahap ini adalah tahap pertama di mana calon kustomer menemukan solusi dari masalah yang sedang mereka cari. Oleh karena itu, kita harus dapat membuatkan konten-konten yang menjawab keluh kesah mereka dan sebagian besar kontennya tanpa ada unsur penjualan sama sekali.
    Tujuan konten-konten yang kita buat adalah untuk menarik perhatian mereka. Selain itu, kita juga meningkatkan brand image atau reputasi kita dihadapan para calon kustomer.
  2. Evaluation.
    Pada tahap kedua ini kita sediakan konten yang lebih mendalam lagi dari solusi yang kita tawarkan pada tahap pertama. Pada tahap ini, kita dapat menjelaskan bahwa kita memiliki produk/jasa yang dapat menjadi solusi mereka.
  3. Purchase.
    Pada tahap terakhir ini lah kita mulai memasukan unsur-unsur penjualan. Kita buatkan bahasa-bahasa yang memancing agar calon kustomer kita terpancing untuk membeli.
    Perhatikan juga, konsep konten pada tahap ini adalah mereka membeli solusi yang kita tawarkan bukan membeli produk.

Dari perjalanan calon kustomer kita tersebut dapat kita lihat ternyata konten yang mengandung unsur penjualan sangat amat sedikit dan ditempatkan pada tahap terakhir.

Selama proses perencanaan dan menjalankan strategi pemasaran, kita harus terus menyadari dan memahami tentang marketing funnel ini sehingga pemasaran kita lebih efektif dan efisien.


Sebenarnya, content marketing sangat mudah kita pahami. Kunci utama yang harus kita kuasai adalah kita harus dapat mengerti bagaimana “perjalanan” calon kustomer menjadi seorang kustomer yang loyal. Content marketing itu sendiri kita gunakan untuk mempermudah para calon kustomer kita melalui “perjalanan” tersebut.

Topik pemasaran konten ini akan saya sambung lagi di lain waktu jadi pastikan kamu mengikuti blog ini. Bagi yang ingin menambahkan informasi atau bertanya, dapat manfaatkan fitur komentar di artikel ini.

Sampai jumpa di artikel saya berikutnya.


2 Komentar

TanJa: Kenapa Bahas Pemasaran? – Code Monkey · 11 Juli 2020 pada 16:52

[…] pertama, kita harus melihat kembali artikel berjudul Ayo Belajar Pemasaran Konten. Silakan buka saja artikel tersebut. Di paragraf kedua sebenarnya saya sudah menerangkan alasan […]

Mengenali Audiens Anda – Code Monkey · 9 Juli 2020 pada 14:18

[…] Ayo Belajar Pemasaran Konten […]

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: