Selamat bergabung kembali teman-teman Code Monkey. Sekarang kita masih membahas tentang remote working. Kalau di artikel sebelumnya saya menceritakan tentang tip dan trik menjadi remote team leader, sekarang saya akan membahas aplikasi yang dapat digunakan semua remote working. Saya menulis artikel ini dalam rangka share apa yang saya ketahui untuk sedikit improve kinerja ketika sedang remote working.

Mari kita mulai membahas aplikasi apa saja yang bisa kita gunakan untuk improve kinerja remote working kita.

Mengorganisasi tugas

Buat teman-teman Code Monkey yang sudah terbiasa menjadi freelancer mungkin terbiasa menerima beberapa tugas dari beberapa proyek sekalian. Pasti akan sangat membingungkan menangani banyak hal sekaligus dan kita dituntun untuk tetap produktif.

Selain bagi freelancer, buat teman-teman Code Monkey yang baru memulai remote working karena program work from home atau #dirumahaja, kalian tetap dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk memprioritaskan tugas ataupun memantau deadline.

Saya pernah menggunakan Todoist. Todoist merupakan aplikasi yang membantu kamu dalam melacak tugas dan pekerjaan. Pada Todoist, kamu dapat menambahkan masing-masing tugas dan menambahkan deadline-nya. Selain itu, Todoist dapat digunakan untuk tugas-tugas rutin. Tentunya kita dapat menandai prioritas tugas yang kita catat di Todoist.

Tetapi saya sekarang sudah tidak menggunakannya karena banyak fiturnya hanya mendukung Bahasa Inggris.

Jika kamu lebih suka kanban untuk mengorganisasi tugas, kamu bisa menggunakan Trello. Saya juga lebih suka model Trello untuk memvisualisasikan tugas-tugas saya dibandingkan model daftar dari Todoist.

Sharing dokumen

Untuk urusan berbagi dokumen, sebenarnya banyak aplikasi yang dapat kita manfaatkan.

Saya selalu menggunakan kombinasi antara Google Docs dan Google Drive karena sangat terjangkau. Apa lagi kedua aplikasi tersebut sudah tersedia di akun Google kita.

Selain Google Drive, banyak teman saya menggunakan Dropbox sebagai media file sharing. Biasanya mereka menggunakan dokumen Microsoft Office bukannya Google Docs.

Komunikasi

Aplikasi komunikasi yang sering saya gunakan adalah Google Hangout Chat bawaan dari G Suite. Walau jauh dari nyaman tetapi sudah terintegrasi dengan akun G Suite saya. Untuk kamu yang tidak menggunakan G Suite, bisa coba Slack.

Slack sudah umum digunakan oleh tim-tim remote worker. Dengan konsep channel dan threaded conversasion sangat amat membantu diskusi tim. Terus terang saya tidak menyarankan bahkan kalau diperbolehkan dan memungkinkan akan menolak WhatsApp sebagai media komunikasi tim.

WhatsApp walaupun sangat populer dan semua orang sepertinya memiliki akun WhtasApp, tapi untuk diskusi tim akan sangat menyulitkan bagi saya. Grup di WhatsApp sangat mudah dibajak untuk mengganti topik. Kalau kita memberlakukan grup seperti channel pada Slack, smartphone saya akan sangat lemot menangani banyaknya grup.

Salah satu pertimbangan saya untuk memilih aplikasi chat untuk tim adalah threaded conversation dan channel. Hal tersebut wajib ada.

Yang belum saya temukan

Saya sedang mencari aplikasi time tracker seperti milik Upwork. Aplikasi tersebut digunakan untuk memantau lama waktu kita mengerjakan suatu tugas dengan lebih akurat. Kadang kita merasa lama waktu pengerjaan suatu tugas sangat lama, taruhlah tiga hari. Tetapi pada kenyataannya, jika kita hapus waktu-waktu yang tidak produktif, bisa saja sebenarnya kita hanya menghabiskan waktu 24 jam untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Jika kamu memiliki informasi tentang aplikasi tersebut, bisa sharing dong di komentar artikel ini.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: