Tech Over Tea: Penggalangan dana KDE
Teman-teman bisa menonton podcast Tech Over Tea yang membahas tentang penggalangan dana KDE. Brodie Robertson mengundang Nate Graham untuk membahas tentang program penggalangan dana dari KDE, peran pendanaan bagi proyek open source secara umum, dan tentu saja tentang desain (馃 Nate 馃).
Ada apa dengan WordPress
Ada baiknya, kamu baca dulu artikel berikut. https://anderegg.ca/2025/01/11/wordpress-is-in-trouble Ini adalah artikel saya yang kedua tentang respon saya mengenai #wpdrama. Saya membuat artikel ini karena membaca artikel dari Gavin Anderegg tersebut. Semakin lama Matt Mullenweg berperilaku seperti itu, semakin saya khawatir dengan masa depan WordPress. Walaupun blog ini tidak menggunakan WordPress, tetapi saya mengelola website perusahaan yang menggunakan WordPress. Dan semakin lama Matt Mullenweg bertingkah, semakin saya harus memikirkan alternatif dari WordPress. Saya belum mendiskusikan hal ini dengan manajemen perusahaan, tetapi saya berpikir bahwa sebaiknya saya menyiapkan rencana migrasi dari WordPress ke platform lain. Anggap saja sebagai mitigasi resiko. ...
Fitur final KDE Plasma 6.3
This Week in Plasma sudah terbit kemarin. Edisi kali ini membahas tentang fitur-fitur dan perubahan UI final untuk KDE Plasma 6.3. Dari apa yang dibahas pada artikel tersebut, kabar yang menarik bagi saya adalah penyederhanaan tombol pada edit mode, pemindahan pengaturan night light dari grup warna dan tema ke display dan monitor, dan pengurangan penggunaan CPU oleh System Monitor. Ketiga kabar tersebut berkaitan dengan fitur-fitur yang sering saya gunakan pada KDE Plasma. Terutama fitur night light yang memungkinkan saya coding di kondisi kamar yang remang-remang, selain dibantu dengan ThinkLight yang menyala juga. ...
Kerja sama Yayasan Linux dan Google untuk mengembangkan Chromium
Google, Yayasan Linux, Microsoft, Meta, dan Opera bekerja sama membentuk sebuah wadah baru untuk mendukung pengembangan Chromium. Wadah baru tersebut akan dikelola oleh Yayasan Linux. Berdasarkan pernyataan dari Google, Yayasan Linux dipilih untuk mengelola pengembangan Chromium karena pengalamannya dalam mewadahi proyek pengembangan perangkat lunak berbasis komunitas. Selain itu, Yayasan Linux juga mempraktekan tata kelola yang terbuka, transparan, dan inklusif. Kontribusi Google dalam pengembangan Chromium pada tahun 2024 mencapai 94%. Walaupun pengembangan Chromium nantinya dikelola oleh Yayasan Linux, Google akan tetap berkomitmen dalam kontribusinya. Selain itu, hal ini akan membuka peluang bagi pengembang lainnya untuk ikut berkontribusi lebih besar lagi. ...
openSUSE Leap 15.5 End of Life
Dengan dirilisnya openSUSE Leap 15.6 pada bulan Juni kemarin, maka openSUSE Leap 15.5 memasuki masa End of Life pada akhir Desember ini. Jika teman-teman masih menggunakan openSUSE Leap 15.5, sudah saatnya bagi teman-teman untuk meng-upgrade ke openSUSE Leap 15.6 agar dapat terus menerima pembaruan keamanan dan pemeliharaan. Perlu diingat kembali, openSUSE Leap memiliki periode masa pakai (end of life) selama enam bulan setelah rilis versi terbaru. Jadi, ketika openSUSE Leap 15.6 dirilis pada bulan Juni maka openSUSE Leap 15.5 akan berakhir enam bulan setelah Juni yaitu di bulan Desember. ...